Sabtu, 11 Januari 2014

Nyunyu.com yang Paling Unyu :3

Kebetulan, aku ini anak kos-kosan yang menyandang status mahasiswa angkatan dewa. Udah kebelet lulus aja, pasti dilema-dilema soal SKRIP*biipp**sensor* menghantui. (dilarang bicara kotor). Habis baca beberapa artikel dan lihat video-video dari www.nyunyu.com aku langsung lulus jadi sarjana. ENGGAK! ini web malah bikin aku kerajinan membuka link demi link artikelnya lebih mendalam sedalam sumur. Artikelnya "seru" dan bikin penasaran. Lihat aja tampilan webnya yang dewa banget nih :



"Anak muda" bangetkan! tapi www.nyunyu.com segmentasinya semua umur alias nggak mempertimbangkan kerutan kalian. Artikel-artikelnya mengupas segala macem  ke-awesome-an yang ada di jagat raya, dari "yang penting, yang nggak penting" sampe yang dipenting-pentingin dan itu berhasil menambah wawasanku, nggak melulu soal jurnal. Tampilan gambar dan tulisannya seimbang dan menarik. Coba Skrip*biip* dibikin kayak gini, pasti sekarang udah jadi S1 karena menyenangkan. Ngomongin soal artikel, dari sekian banyak artikel ada satu artikel yang bikin aku ngakak dan saking penasarannya sampai aku praktikin dikosan. 5 Rumus Bikin Foto Selfie. 

Setelah baca artikel ini entah kesambet setan apa, kayaknya setiap artikelnya mengandung magic gitu, jadi aku terhipnotis. Kebetulan juga aku hobi jepret sana sini. 5 rumus selfie aku kerjakan dengan sukses di kosan. No Mirror No Duckface :D. www.nyunyu.com bener-bener mempengaruhi hidup aku hahahaha....sebenernya agak aneh juga ngepost foto beginian tapi dengan begini membuktikan bahwa web yang superdewa ini bener bener meracuniku udah kayak narkoba aja, bikin candu. Nggak hanya aku seorang, tapi mendadak temen-temen kos pada ngerecokin juga. Balcon kosan yang awalnya sepi dan hening karena sibuk mantengin jurnal tiba-tiba penuh, wifi jadi agak lemot dan layar leptop mereka berubah. Salahku? :D



Ini masih satu artikel yang berhasil menyulut saraf saraf otakku, belum artikel artikel lain yang bikin mulutku nganga. Pastinya artikel soal romantika kisah asmara yang bikin galau dan yang bikin move on sekaligus. Ditambah video- videonya yang amazing sampe yang nggak jelas semua ada. Nggak perlu ragu soal keabsahan datanya (bahasanya ilmiah banget) www.nyunyu.com udah memenuhi standar SNI dan berlebel halal buat dikonsumsi siapa aja dan dimana aja. Banyak hal hal yang kayaknya sepele dan nggak penting banget buat diketahui tapi justru disitu menariknya.

Kalian pasti pernah denger lawakan 'Google bisa jawab semua pertanyaan tapi google nggak bisa jawab pertanyaan soal jodoh kamu'. Lawakan itu nggak berlaku di www.nyunyu.com coba tengok gambar dibawah. Asli parah banget nih web wkwkwk. Jodoh kalian bisa terjaawab di web ini, mblo! yang ngerasa jomblo bisa dapet jodoh bisa promosi promosi. 



Kayaknya semua duniaku udah ada di www.nyunyu.com mulai dari kesenenganku baca, curahan hati, pengaplikasian rasa penasaran, jadi fotografer amatir semua infonya tersedia gimana bisa berpaling #asek dan parahnya lagi makin terpenuhi waktu muncul beginian : *tengok bawah*


Kan aku jadi bernafsu untuk menulis. Ini web emank gilak, unyu, nyeleneh dan keren banget. Rasa penasaran makin meluap waktu aku kepoin biang dari segala huru hara www.nyunyu.com. Ahh...ternyata orang orang ini. Ada si @poconggg @shitlicious @landakgaul @adhiefahmi dan kaum kaumnya yang lain. Astaga buah jatuh tidak jauh dari pohonnya mungkin itu pepatah yang tepat. Pantes www.nyunyu.com nggak jauh jauh dari mereka mereka ini hahaha 

Saran buat yang pingin nimbrung, tahan nafas, siapin jajanan yang banyak, kerjain dulu tugas-tugas, jangan lupa makan, mandi sama sholat. Yakin deh bakal lupa waktu dan bikin iman goyah. Buat anak kosan yang kegirangna sama ini web tolong bantal sama karpet dipinggirin dulu kasihan pembantu kosan yang ngebersihin sisa jajanan kalian. Nyunyu nggak bakal kemana-mana kok, serius :D  

1000 Pintu Berhantu






Fotonya dikit hehe soalnya ada kejadian yang membuat saya sungkan mengambil gambar banyak banyak. Semacam diganggu sama penunggu tempat tersebut. 5 menit pertama kondisiku masih sehat walafiat, masih asik jepret sana sini, 10 menit masih fresh, 20 menit terasa ada yang mengikuti kesendirian saya saat hunting foto. Saya biarkan saja. 30 menit berlalu kepala mulai pusing, pundak mulai berat, kaki terasa seperti di pegangi. Eh..ternyata ada yang menghambat saya. Auranya terasa sekali. Apalagi saat aku mulai mengeksplor tempat-tempat tersembunyi di lantai teratas tempat ini. Makin menjadi-jadi. Sekujur tubuh terasa panas, keringat mulai bercucuran dan berjalanpun terasa lambat. Ada yang aneh.


Padahal cuaca saat itu berawan dengan angin sepoi-sepoi. Perut sudah terisi, mandi juga sudah. Ku tengok pengunjung sekitar tak ada yang tampak lelah dengan kondisi tubuh yang kepanasan malah mereka tampak menikmati. Aku butuh air. Lalu aku turun, yang pertama kutemui adalah papaku. Dengan muka kemerahan, aku berkata sambil nyengir "Pah, disini banyak setannya ya". The end.



Sepenggal kisah. Waktu kecil aku bisa melihat hal hal yang tidak semua orang bisa melihat. Iya, rumahku ternyata angker. Ada pohon mangga besar. Disitu tempatku bermain dan disitu pula si pocong dan kawan kawan mengintai. Tiap jam 12 malam sampai jam 3 pagi buta, "mereka" selalu gentayangan. Kaum pocong dan orang-orangan hitam selalu berdiri disudut kamarku. Karena masih kecil, aku hanya bisa merengek dan menangis. Hingga suatu saat aku dan keluarga harus pindah rumah dengan alasan kesehatanku. Akhirnya rumah itu disewakan. Si setan ternyata membayangi keluarga si penyewa, korbannya selalu anak-anak. Anak mereka dihantui juga, lalu mereka pindah karena tidak tahan berlama-lama di rumahku. Usut punya usut yang menjadi penunggu rumah adalah kuntilanak tapi si kunti tak pernah menampakkan dirinya langsung didepanku, yang ada malah bentuk teman teman kunti yang lain atau berbentuk mirip papahku atau orang orang terdekat.

10 tahun berlalu, aku menyandang status menjadi seorang mahasiswa semester 1, keluarga memutuskan pindah lagi ke rumah itu dengan alasan agar tempat kerja papah lebih dekat. Masih terasa bayangan dan perasaan aneh kala aku menginjak rumah itu. Masih teringat jelas rupa si permen lolipop (red : pocong) yang selalu bersandar di pojok ruangan kamarku dulu. 10 tahun ditinggalkan dan ditahun kembalinya kami, keluarga memutuskan untuk merenovasi rumah. Kabarnya, saat si penyewa memutuskan untuk pindah, dipindah juga si kuntilanak dari rumahku oleh orang pintar dan beliau bercerita bahwa dulu si kunti ini suka menempel dan mengikutiku. 

Malam pertama menginap di rumah masa kecilku itu tampak biasa saja tapi pada suatu hari ada kejadian terakhir yang membuatku kabur untuk pertama kalinya. Saat malam tiba, kebetulan aku ingin tidur sendirian (biasanya tidur sama kakak atau mamah), bergegaslah aku ke kamar paling belakang untuk mengambil selimut. Didepanku tergeletak cermin yang besar. Bayangan cerminnya menembus sampai belakang memperlihatkan pintu kamar dan kayu-kayunya yang mulai lapuk. Tak kusangka saat kuperhatikan dalam dalam, ada orang lewat. Itu papahku. Benar itu papahku memakai celana santai bercorak biru, tapi tak berbadan! Kakinya saja yang berjalan melintasi pintu! Sangat jelas hingga membuatku membatu. Satu satunya jalan adalah kabur menuju kamar kakak laki-lakiku. 

Sejak saat itu aku sudah tidak pernah lagi melihat hal- hal yang tidak senonoh yang mestinya tidak ingin kulihat. Hanya mampu merasakan keberadaannya :)

by : Indah




Senin, 06 Januari 2014

Cameo

Lagi lagi dipermainkan oleh senyumnya. Dihipnotis oleh alunan katanya. Disentil dengan sentuhan jarinya. Lantas aku harus tampak bodoh seperti keledai terpungkur di lumpur. Naas!

Dipermalukan perasaan ditelanjangi oleh ratapan. Ah..gadis itu membuatku lupa akan waktu. Aku selalu menang dalam pertarungan apapun tapi tidak pernah menang berdiri dihadapannya. Membatu. Salah tingkah lalu melarikan diri.

Menyapanya saja butuh tenaga ekstra, bagaimana dengan dia? yang dengan cepat menyampirkan tangannya dipundakku kemudian tersenyum seceria itu. Aku berkeringat. Pengecut. Pengecut. Pengecut...!

Sudah hampir setahun aku mendekatinya, tapi masih nihil hasilnya. Kuusir perasaanku yang hampir menguap ibarat file, sudah ku tekan delete tapi masih kucari cari di recycle bin. ASTAGA...!!!! Gadis ini membuatku gila..

Memanipulasi status twitter demi menghibur diri :

"Jodoh tak kan kemana. Santai boy!"
" Hai boy :D @Badboy Jodoh tak kan kemana. Santai boy!"

Baiklah, kemunculannya membuatku tak bisa move on termasuk sibuk menjadi mata mata facebook atau akun sosial miliknya yang lain.

Ada apa dengan gadis itu, dia tidak seberapa cantik bahkan jika boleh ku jujur masih cantik ibuku. Tinggi? Tidak. Putih? Apalagi...Apa dia kelebihan feromon?!! Auranya melebihi gadis cantik manapun yang pernah kutemui. Manis kata yang tepat. 

Baiklah lupakan, sekarang aku tersenyum sendiri.
Heehh?? apa ini?! Kenapa telingaku diisi lagu lagu romansa? Aku pecinta rock!!

Dia benar-benar sukses merayapi segalanya termasuk kebiasaan dan otakku.
Tak cukup puas menerobos mimpi dan hari hari ku tapi meresap, melekat seperti permen karet
Hal yang kubenci menjadi rindu
Hal yang biasa menjadi sempurna
Ku nikmati dan kulakukan bersamanya meski aku hanya sekedar cameo dalam skenario hidupnya.

by : Indah


Sabtu, 14 Desember 2013

Gitaris Amatir

Apa yang membuat seonggok benda ini menarik perhatianku. Berdenting jika dipetik. Satu petikkan membuatku terpana. Tertoreh warna pada bodinya yang paling kusuka. Coklat. Normalnya, kaum adam yang sering memainkannya, tak ada hasratku untuk mempelajarinya. Hanya saja....seolah memanggilku. Kudiamkan saja benda itu tergolek, ada yang membisik di telingaku "cobalah, satu petikkan saja"

Oke...satu petikan.

Tiap senarnya kujamah dengan jari jari ku. Suaranya keluar. Tersungging senyuman dibibirku, mataku berbinar. Otakku mulai memvisualisasikan hal yang tak pernah kupikirkan sebelumnya. Aku memilikinya. Akustik. Chord. Aku main gitar, alat musik pertamaku. Thousand years. Imajiku berhenti dithousand years. Lagu yang paling kusuka. Pipiku merona. Setu petikan menjadi berkali-kali petikan asal.

Aku mulai belajar, bertanya tanya pada teman. Tak peka nada. Fales. Googling. Hampir menyerah. Sangat amatir. Benda ini menyakitiku, membuat tangan kiriku melepuh lalu mengelupas selama seminggu hanya untuk belajar nada dasar Am dan Em lalu C, G dan F. Hasilnya jari jariku menjadi mati rasa. Tak tau sebising apa tiap malam di kamar kosku. 

Gitar ini membuatku penasaran! Aku hanya butuh satu lagu utuh Thousand years tanpa harus menunggu laki-laki yang sayang padaku memainkannya untukku. Ambisius. Aku harus bisa! merasakan sensasi romantis yang dipakai para laki-laki untuk menarik perhatian lawan jenis melalui alat musik. Membuktikan bentuk dari "laki-laki romantis adalah laki-laki yang memainkan alat musik padamu (wanita)" Ternyata ini yang kurasakan, sensasinya begitu emosional. Lebih puas ketika harus memainkannya sendiri. Aku berdecak kagum...ah aku sejenak merasa menjadi laki-laki romantis...

Aku bisa memainkannya walau harus patah-patah, meski telingaku tak peka dengan nada tapi dentingannya bisa terdengar sama. Aku berteriak kemudian lompat-lompat kegirangan. Thousand years pertamaku!. Terlihat berlebihan memang. Tak apalah....
Minggu kedua ketiga, laguku beranak pinak tapi belum sempurna dan itu menyenangkan. Hingga sekarang, aku masih belajar, melirik gitar yang tersudut didalam kamar. Menunjuknya dengan antusias... kau yang membuat jariku mati rasa dan kau pulalah yang membuat jariku menari diatasnya...

Bahagia itu sederhana...iya seperti ini bersyukur atas yang kita miliki sekarang, meski di luar sana banyak yang lebih indah dari yang kita rasa indah.

by : Indah

Rabu, 04 Desember 2013

N 3273 KZ

Ada satu yang terjadi dengan benda itu, benda mati yang membatu di sebelah rumahku. Hitam legam dan mengkilat memaki hatiku dengan syahdu. Hari senin, kamis dan sabtu selalu berkunjung di situ. Sampai aku hafal. Bahkan suara motornya saat di gas. Itu pasti dia, plat N 3273 KZ. Angka angka itu selalu berputar dan terhujam di saraf otakku. Tak pernah terhapus sekalipun.

Seperti biasa, aku duduk manis di altar teras depan rumah. Menantinya LEWAT hanya LEWAT didepan mataku. Menggelikan. Tepatnya tiap malam di tiga hari itu. Dia tak pernah merasa bahwa aku yang seharusnya dijemput bukan melihatnya menanti selama sejam dua jam demi wanita bermake-up tebal. Demi wanita yang suka nyinyir padamu saat bertemu, bukan memberikan senyuman manis padamu. Sejatinya dia wanita yang membuatmu menunggu lama-lama demi menempati helm nganggur yang tergantung di jok motormu aaiish… wanita membosankan.

Aku selalu menemani plat N 3273 KZ dari jauh, barang sejam dua jam sembari bermain gitar kesukaanku dan memberikan senyum terbaik meski aku bukan pacarmu, meski aku hanya selir angin yang mengiringi penantianmu. Peka sedikit, bahwa aku selalu menyanyikan melodi lagu kesukaanmu. Apa pernah dilakukan oleh wanitamu? Tampaknya aku lebih romantis.

Apa yang kau rasakan saat menunggu? Apa yang kau lakukan saat kerjamu hanya bengong sembari melihat-lihat bintang bahkan tidak melirikku sedikitpun padahal aku bukan iblis, aku disitu, duduk manis. Iya, kau sering kali mengeluarkan benda mati lain, benda komunikasi lalu online. Aku kesal, disebelahmu ada yang nyata kenapa bermain dengan yang maya? Duh,,aku cemburu. Anehnya hingga rasa cemburuku mengalir pada benda mati sekalipun bukan hanya pada pacarmu saja!

Kau hanya mimpi bagiku tak untuk jadi nyata…
Dan segala rasa buatmu harus padam dan berakhir…

Ahh..wanita yang kau tunggu sudah datang. Kau tampak bahagia, tubuhmu tergerak untuk memeluknya. JANGAN!! Nanti bisa ku banting gitarku ini. Mataku benar-benar nanar seketika. Masuk rumah dan marah-marah dengan boneka kesayanganku. Tak ingin melihat apa yang selanjutnya terjadi. Perihnya….
Suatu saat Tuhan dengan segala kuasanya akan membolak balik perasaanku padamu :)

by : Indah


Sabtu, 09 November 2013

[SEMPU]RNA



Sisa sisa memori sempu yang baru terekspose sekarang setelah sekian lama mendekam dibalik bingkai leptop :)













Sempu, Malang, Jawa Timur, Indonesia
by : Indah

Kamis, 07 November 2013

Bukan Penjual Bunga (Poem)

Ini bunga biasa yang sering merajalela
Mendekat dikehidupan sehari hari kita
Ada yang lupa akan pesonanya
Berakhir pada tajamnya tangan manusia

Ada anggrek tumbuh dipekarangan
Pekarangan rumah dekat pasar
Sengit wangi pasar menutupi lekuk tubuhnya
Tubuh anggrek ungu pudar 
Diinjak-injak tukang jagal ikan

Bentuk lemahnya bunga tak bernama
Bergerumbul menjadi satu
Menantang angin biru dan kupu-kupu
Bersembunyi dibalik sinar menggebu

Saya bukan penjual bunga 
yang ragu akan kata ambigu
cuma penjual foto dari melayu
yang menunggu datangnya kupu-kupu

Namanya Laras 
Memegang bunga meranggas
Ekspresinya lepas
Lantaran dia seorang ampas

by : Indah