Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan

Selasa, 15 September 2015

Berhenti Untuk Menanti

Karena semua ini hidup.
Aku hanya ingin berhenti, berhenti untuk menunggu.
Mencoba sesuatu yang konsisten, sesuatu yang baru boleh, tapi tidak untuk menunggu.
Bosan tapi juga tak mampu menuntut. Sabar.

Dunia mengajarkanku berbagai macam hal. Tak hanya melihat dari pengalaman tapi juga belajar untuk mendengarkan banyak kisah.
Membuat satu kesalahan yang pada akhirnya seolah dicerca habis-habisan. Merasa dikecewakan dan mengecewakan, belajar bersyukur atas keadaan sesekali menuntut. Mencintai dan dicintai. Menghianati tapi pernah dikhianati. Semua rasa pernah kuterjang menjadi tidak pasti. Luap. Sampai tiada henti ku merintih, tawapun menjadi-jadi. Gila. Depresi.

Ada satu waktu aku ingin kabur. Melepas semua yang ada tapi itu sia-sia karena dengan berlari tak akan pernah menyelesaikan masalah.
Mungkin sudah saatnya bukan lagi dititik aku harus menangis tapi realistis. Menjalani yang sudah terjadi. Melalui yang sudah lewat. Melewati jalan baru, berusaha menjauhi persimpangan agar tak bimbang. Mengawali kembali. Semangat kudaki. Kata seorang sahabat “Mungkin saat ini adalah momen merangkak untuk mendaki”. Walau harus melalui sebuah penantian.

Menanti. Menanti. Menanti.
Kapan aku bisa berhenti? Berhenti untuk menanti. 

By : Indah
Inspirated by : 80% Mirror experience 15% You 5% Friend

Kamis, 07 November 2013

Bukan Penjual Bunga (Poem)

Ini bunga biasa yang sering merajalela
Mendekat dikehidupan sehari hari kita
Ada yang lupa akan pesonanya
Berakhir pada tajamnya tangan manusia

Ada anggrek tumbuh dipekarangan
Pekarangan rumah dekat pasar
Sengit wangi pasar menutupi lekuk tubuhnya
Tubuh anggrek ungu pudar 
Diinjak-injak tukang jagal ikan

Bentuk lemahnya bunga tak bernama
Bergerumbul menjadi satu
Menantang angin biru dan kupu-kupu
Bersembunyi dibalik sinar menggebu

Saya bukan penjual bunga 
yang ragu akan kata ambigu
cuma penjual foto dari melayu
yang menunggu datangnya kupu-kupu

Namanya Laras 
Memegang bunga meranggas
Ekspresinya lepas
Lantaran dia seorang ampas

by : Indah

Senin, 06 Mei 2013

100 Puisi Sepenggal Cerita (Part 5)


Sudah kubilang jangan pernah datang. Upayaku melupakan, sinarnya menyoroti bola mata redupku. Menghujani jantungku. Hendaknya kau tau kekuatanmu ada padaku. Datang lagi membawa sejuta beban. Meminta untuk ditenangkan. Kau yang tak bisa kutolak terus kujamah dan kuraba. Kita sama sama mengulum rasa semu. Nikmati saja dosa termanis yang pernah kita lakukan. Sampai batas waktu yang ditentukan, sampai aku menemu cinta yang baru lalu kutinggalkan kau untuk kedua kalinya. Namun masih tak kuasa. (Masih Belum Putus) --- Dosa Termanis.

81. Kurapal namanya ditiap doa tidurku.Kupercayakan raganya pada malaikat malam.Dimimpi kita bersua hingga pagi menjelma #puisimalam

82. Terjaga ditengah tidurku. Merasakan rindu yang malang melintang. Mahamalam merengkuh setiap angan #puisimalam

83. Mata lelah terpejam lelap. Tidur pulas dalam mimpi yang kelam. Dengkurannya meradang melawan bisikan malam #puisimalam

84. Lelapku pada tidur yang dalam. Memimpikan apa yang membuatku terbayang. Kamu dengan daya pikatmu #puisimalam

85. Ikutiku sampai jauh. Melesat menembus cahaya. Mendekapku dalam impian nyata. Bersamamu aku ada #puisimalam

86. Rinduku ikut tenggelam. Menyibak angan melepas kepedihan. Berlarian dipadangnya malam kesendirian #puisimalam

87. Ternyata malam masih sempurna. Bukan ada bintang ataupun bulan. Yang lebih beda. Iya! kabutnya, suara jangkrik dan asap rokok penjaga malam #hening

88. Sepasang bola mata. Terkandung lini duka,terselip pada setiap rongga. Kedipannya luruh mengundang rahasia #puisimalam

89. Sayu sempurna. Indah dan cemerlang. Sudut lengkungnya semburat keceriaan. Bagaimana aku bisa lupa pancaran mata itu? #puisimalam

90. Tatapan itu miliknya. Kosong tak berisi. Berpendar bola matanya. Menyapu seluruh perasaan #puisimalam

91. Kisah ini bertanya tanya. Mata hatiku meragu kala sinarnya meredup menjelma menjadi abu. #puisimalam

92. Jika senja hendak memudar. Tanggalkan cahayanya. Luruhkan rasa nostalgia. Tenggelam termakan khatulistiwa #Lembarpuisi

93. Kadang hanya malam temani sepiku. Meleburkan segala kecemasan. Menanti sang surya membelai rasa #Lembarpuisi

94. Dalam pelukan aku bersimpuh. Menelan pahitnya dunia. Apa yang perlu kutunggu jika kamu terus menghapus jejakku #PuisiJejak

95. Wajahnya keras.Terukir garis garis halus disetiap lekuknya. Menatapku luruh. Berucap sayang dan rindu. Ayah #PuisiAyah

96. Kuatkanku pada sejuta kata. Cerita dibalik kalimat. Kisah dibalik buku lusuh. Memicu kehidupan dalam kebisuan #PuisiBisu

97. Sakitku belum luntur. Masih disini menjelaga. Tak pernah kau ingat seberapa nadi ini terus mengaliri pahit getirnya cibiran dan hinaanmu #PuisiMarah

98. Masih cinta segitiga. Sampai mana tujuannya. Rasamu padaku dan padanya. Tunjuk satu tinggalkan seribu kenangan antara kita atau kau dan dia #Puisimalam

99. Kita merangkai memori. Buang kesedihan bangun keindahan. Bersama melawan segala musuh yang mengguncang #Puisimalam

100. Seratus puisi ini untuk malaikat. Tanpa sayap tanpa cincin suci dikepala. Aku yang paling romantis menjadi puitis untuk yang termanis #100PuisiEnd

Senin, 25 Maret 2013

100 Puisi dan Sepenggal Cerita (Part 4)


Sayangnya berakhir tak asik. Meninggalkanku kah jawabnya. Sakit sangat sakit. Semua yang pernah kita lewati berujung pada jawaban kekecewaan yang menjelaga. Siapa yang salah siapa yang jahat?. Datang disaat yang salah dan kamu menyalahkanku. Apa yang kurasa tak pernah kumengerti bahkan selalu salah. Untuk apa mempermasalahkan ini semua ketika aku kelak akan menderita. Ketika nantinya hanya kebohongan akan perasaan. Aku akan berhenti dan menghentikan rasa (Cerita hampir berakhir)---Rasa

61. Diam diam sendu, kisah kelabu menyergap. Bertahta hampa syahdu melaga. Indah seraya mengingat memori kalbu #puisimalam

62. Putih abu-abu masih tentang kita. Tak memudar menjadi kepingan. Melebur membentangkan romansa SMA #puisimalam

63. Redupkan cahaya semu. Rindu kian mericuh. Siluet abu-abu tunjukkan bayang tentangmu #puisimalam

64. Langit enggan membiru, menyirat semburan abu-abu. Kaburkan pandangan tentang jingga yang menyeru #puisimalam

65. Kepala berputar penuhi kenangan tentangmu. Matikan setiap saraf otakku, jatuhku dalam warna kelabu perasaan #puisimalam

66. Putar waktuku untuk kehadiranmu. Masa lalu mengundang keindahan yang menghardik sakit hatiku #puisimalam

67. Putar kenangan tentangmu. Menyalakan api kerinduan. Membekukan segala rasa senyap berselimut malam #puisimalam

68. Sejak saat itu yang artinya sayang terlampau kelam. Mengharubiru menjadi tunggu. Sabar pasti menghasilkan buah rindu #puisimalam

69. Tetaplah disampingku, rindu napasmu yang mencemari ruang keluku. Hangat. Menghidupkan dunia kelabu #puisimalam

70. Aroma napas tubuhmu membuatku fana. Menyusup keparu-paru lantas sesak, racunkah yang kuhirup atau cinta yang pekat? #puisimalam

71. Hirup saat kau butuh lalu lepaskan. Tarik ulur napas tak teratur sama seperti rasamu padaku. Menjadi karbon kehampaan #puisimalam

72. Aku hanya jeda dalam napasmu. Bukan apa apa sebatas lompatan. Hembusan tanpa arti yang memberiku makna #puisimalam

73. Mengapa napas ini memburu? Mendekati sosok auramu. Jantung berhenti seketika, jatuh cintakah aku? #puisimalam

74. Kadang aku tak ingin tidur. Menjalani mimpi yang sekedar fantasi. Dibawa melambung lalu dilontarkan lantas mengayun sampe jatuh #puisimalam

75. Bundar bumi berputar bak roda. Langit melingkar hembuskan angin malam. Dingin menerjang mendekap sang bulan #puisimalam

76. Setiap malam, gelap meradang. Seluruh tubuhmu seakan dalam genggaman. Membayangkan keindahan dalam kenangan #puisimalam

77. Ketika alunan Venus meredam segala emosi, ketika suaranya menenangkan awal kemarahan. Dan biarkan mengalir seperti ini #Venuspoem

78. Cermin sang putri memantulakan sepi. Wajahnya keru rindu keajaiban si peri #puisiperi

79. Sakitnya melebihi apapun. Rasakan sayatan pedang tumpul dan cambukan pecut bergerigi menyalak keras dalam hati. Kapan sembuhnya? #puisimalam

80. Jika Venus adalah aku maka kamu Mars yang merah menyala. Segalanya cintanya berputar berjenis planet yang penuh misteri #Venuspoem

Minggu, 17 Maret 2013

100 Puisi Sepenggal Cerita (Part 3)

41.   Hinggaplah pada #hidupku. Terjerembab dalam rasa yang salah. Memacu cemburu beriak luka. Bukan dia   tapi aku #puisimalam

42.   #Hidupku tak untuk kau tunggu. Sebatas waktu yang akan membuka jalan. Menuai pahit enggan memudar. Pergilah sayang #puisimalam

43.   Malam masih tetap terjaga. Tenggelam tanpa bayangmu. Menelan nafas untuk #hidup. Menyeringai saat semuanya palsu #puisimalam

44.   Hentakan malam membuat tegar dalam heningan. Kerlingan mentari menjadi gema disetiap langkah menuju #puncak kesuksesan #puisimalam

45. Hentakkan kaki kuras amarah. Sakitnya menjelaga penuh benci. #Senja merana lalu meredup membekas duka. Sembuhkan aku cinta, hatiku beku #puisisenja

Yang kurindukan sedang tak merindu. Terungkap oleh sisi sisi sesak yang meradangku. Perlahan mulai menyeruak meminta pertanggungjawaban atas rasa yang salah. Bongkar semua dan kamu tiba-tiba menghilang ditelan bumi. Kabut menutupi keberadaanmu ketika aku mengunggah pertanyaan. Kutunggu jawabmu tapi tak berangsur mengujar kata. Kamu dimana? Apakah tersesat? Atau hanya memantau atau memang dibuat seperti ini?  (Cerita tanya)---Pertanyaan  

46. Mengerang dalam setiap tangis lalu terlelap dalam jentikan malam. Mimpi menyeruak dalam indahnya gambaran. Nyatanya tidak. Selamat #malam #puisimalam

47. Deburan ombak mengantar kan #senja pada renungan. Melintasi khatulistiwa tanpa menerpa. Hingar bingar kicau camar meliuk sang samudera #puisisenja

48. Langit jinggamu jauh. Kukejar makin jauh tapi masih terlihat dan membekas dihati. Iya dihati. #senjaku takkan hilang meski aku berhenti :’) #puisisenja

49. Berdansalah denganku sekali saja #senja maka kau akan merasakan bebasnya seluruh beban mendung yang menggelayut dalam setiap langkah #puisisenja

50.  Melilitkan seluruh rangkaian cinta pada awan. Memastikan bahwa #senja tetap disitu. Menerima rasaku tanpa perlu kau pahami dan mengerti #puisisenja

51. Kulewati waktu lagi. Mengamati dan mendengar setiap lekukmu dengan mata ini. Hangatnya sinar masih berusaha untuk merayapi #pagi #puisipagi

52. Terkikis habis rasa rinduku. #Energi untuk tetap bertahan menyelimuti lara mengokohkan hati. Dengarkan jeritan hatiku #puisimalam

53.  Mengintip kembali #senja ku yang hanya diam. Kuperhatikan dari jauh warnanya masih sama mungkin kini penuh kebimbangan akan mendung #puisisenja

54. Kutitipkan pada #senja sepucuk surat cinta untuk sang malam. Tak terbatas mimpi tak terbatas rasa ini. Semunya belum sempurna :’) #puisisenja

55. Dan sang malam masih mengucapkan salam penidur. Berikan salam pembangun juga untukku. Kuharap kau tau #pagi #puisipagi

56. Rasa tak rela meninggalkan #senja. Sangat. Hanya bisa melihat dalam gelap yang teramat sangat. Sedih #puisisenja

57. Jangan mulai rapuh, jangan mulai memudar hanyaku disini #menunggu. Mencoba menghalangi setiap laramu #puisimalam

58. Maaf aku mencintai kekasihmu. #Menunggu sembari mendoakan hal yang tak seharusnya kudoakan. Hati sudah menjelaga oleh cinta #puisimalam

59. Sesak adalah #menunggumu. Ketidakpastian, meragu, galau dan selalu menoleh kearah ilusi #puisimalam

60. Ajaibnya aku tetap bertahan. Masih bersabar tentang semua lara yang kupendam. Menelaah kata #batin yang menggoyahkan #puisipagi

by : Indah

Senin, 11 Maret 2013

100 Puisi Sepenggal Cerita (Part 2)


Sama seperti tangisan hujanmu yang lalu. Dirimu yang mengeluh memintaku untuk setiap doa yang kusebutkan. Aku hanya melenggang sambil berkata bahwa doa dan semangatku terus menyelimuti tubuh rapuhmu. Jangan pernah takut untuk rintangan didepanmu karena ada aku, aku yang selalu memberimu kekuatan. Meski ragamu tak ada padaku tapi hatimu masih membutuhkan setiap belaian sayang dari tuturku. Aku tau dan kita sama sama tau. Hanya waktu yang enggan menyetujui persatuan ini. Dekapan ini hangatnya sentuhan fana ini menusuki jantung. Melawan semua area rahasia kita, menerpa setiap realita yang ada (Cerita ditengah sepi)---Doa dan Semangat



21. Malamnya sayu, melelapkan segala mata #kerinduanku. Merebahkan segala raga melumpuhkan seluruh hati yang bisu #puisimalam

22. Kulompati setiap jarak, hantarkan #kerinduanku pada sang malaikat, waktu tak mampu mempertemukan maka hanya sebatas penantian #puisimalam

23. Meresap dalam relung sukma. Mengiris #tajam rasa cinta. Enggan membuka jalan untuk persimpangan #puisimalam

24. Kapan kau perna sirna sayang, menghunusku melebihi #tajamnya pedang, mencongkel seluruh mata batin yang nelangsa #puisimalam

25. Rindu ini merajamku sampai padam. #Tajamnya cinta yang kau abai membelah seluruh raga merana. Kubertahan #puisimalam

26. Bayanganmu semakin #tajam. Memenggal setiap inci kenangan. Merampas liku keindahan #puisimalam

27. #Longdistanceheart tentang jarak yang memisah tak untuk cinta kita yang terbelah #Katakankatamu #puisimalam

28. Tak berhak #cemburu karena bukan milikku. Hanya memendam rasa semu yang tak kunjung berujung #Katakankatamu #puisimalam

29. Seperti musim #semi dirimu dan diriku terbentuk dalam nuansa romansa menapaki setiap mekarnya bunga mawar tanda cinta #puisimalam

30. Terjebak dalam kesemuan yang ber#semi kembali. Menyentak setiap hati. Kacau meracau dalam cinta. Terurai dalam bayangan #puisimalam

31. Air mata ini terus jatuh, menetes di setiap benih agar ber#semi menjadi sesuatu yang abadi dalam dukaku #puisimalam

32. Menjelajah mencari sepi. Hanya kenangan semu yang ada. Disetiap musim #semi ku menunggu, memori awal pertemuan kita #puisimalam

33. Hanya ber#semi jika tandamu muncul. Menuai apa yang kita tanam. Benih cinta tumbuh menjadi kenangan manis menjuntai #puisimalam

34. Cinta kembali #semi kala semua tersiram keluluhan. Ketidakmampuan untuk tak menoleh kebelakang. Merdam amarah lampau #puisimalam

35. Mata ini terpejam tapi hati masih terjaga. Telinga ini pura pura tuli tapi pikiran ini mendengar. Setiap #keluh dan rengekan perasaan #puisipagi

36. Terlelap untuk yang kesekian kali. Menanti pagi yang tak kunjung henti. Meraih #senja yang kabur dan bersembunyi. Kapan aku terhenti? #puisisenja

37. Malam tak kan pernah berpijar lagi. Berperangai bintang berbenteng rembulan. Percuma langitnya masih #semu tak mau menyatu #puisimalam

38. Awal dari #hidup adalah pagi. Mati sebentar saat malam. Yang abadi hanyalah hati. Tak berawal dan tak pernah mati #puisimalam

39. #Hidupkan kisah tak bertuan. Beri roh pada setiap hati hampa. Menggeliat sang sepi menuju pencerahaan. Jatuh cinta #puisimalam

40. Kepada kenangan untuk dirindukan. Hempaskan? Jangan. Tapi pulihkan dengan #hidup damai, terbungkus cinta bersemi #puisimalam

By : Indah


Rabu, 06 Maret 2013

100 Puisi Sepenggal Cerita (Part 1)


1. #Sinarnya menghanguskan amarah melebur egoku. Hangatkan hati, Terbuai akan kasih selembut sutra. Merindumu #puisimalam

2. #Peluk seribu kata puisiku. Torehan pena menuliskan serba serbi tentangmu tak beralasan. Menjanjikan harapan disetiap judulnya #puisimalam

3. Buram #cermin dihadapan. Melangkahkan pada ketiadaan. Menerka masa depan hanya kekosongan yang menyapa #puisimalam

4. Rasanya tak ingin pergi, berusaha terjaga, meski #peluk mu tak padaku. Senyuman saja sudah memuaskanku :’) #puisimalam

5. #Cerminnya meretak. Firasat angin berkata tinggalkan. Terjebak dalam desiran sepi merajut cinta sendiri #puisimalam

6. Yang ku tau #cerminan hasrat rasamu beradu denganku. Memaki gundah mengusir hampa. Mengundang bias cahaya sang surya #puisimalam

7. Walau cinta ini tanpa bahasa, rindu di #pelukku erat. Hembuskan kabut senyap menerawang takdir antara aku dan dia. Sesakku dibuat terjaga #puisimalam

8. Sia siaku menatap #cermin , yang ada hanya pantulan rindu. Hamburkan segala air mata. Mematung didepan bayangku sendiri #puisimalam

9. Merengkuh tubuhmu dalam #peluk kan bayangmu. Merintih pada jarak yang menjauhkan #puisimalam

10. Tatap mataku melalui #cermin. Memantulkan sinarnya, mengalihkan dayaku membiaskan semu cintanya. Kuterpana #puisimalam

11. Sungguh melukaiku, #ikatan tanpa nama menjelma menjemput hati yang merindu. Nelangsaku saat rasa itu tak hanya untukku #puisimalam

12. Tanpa tanda tanpa isyarat. #Ikatan semu percintaan mengundang tanya persatuan untuk dipertemukan #puisimalam

13. Meng #ikat ku dalam kesendirian. Memapahku dalam ketiadaan. Rasa rindu bergejolak, menyalahkan cinta yang terabaikan #puisimalam

14. Titipkan salam pada senja, menggelepar lumpuh hati gundah. Menanti ketiadaan yang terasa nyata. Tak #ampuniku tuk melawan #puisimalam

15. Malam masih menyebalkan. Tak menolong. Tak meng#ampuniku dari setiap bayangan yang berkelana meresap ke pori pori sukma #puisimalam

16. Terendam dalam desiran hasrat rasa. #Ampun sayang mengaduhku sakit, menerawang jauh terhanyut aliran maharindu #puisimalam

17. Nikmatnya mencintaimu tiada #ampun menjajah hati. Nafasku memburu keras menyalahi keadaan. Terjatuh kata cinta #puisimalam

18. #Ampuniku yang menyabangkan perasaan menjadi persimpangan. Kupegang peta yang membutakan mata akan arahku melangkah #puisimalam

19. #Kerinduanku tak bernyawa, mengabdi pada satu nama, menghambat setiap hembusan nafas, merajut cinta yang fana #puisimalam

20. Enggan beralasan jika menyangkut #kerinduanku. Melawan argumen bertahan namun membabat habis semua pertahanan hatiku #puisimalam

Memandangi jendelaku, langitnya mendung semacam aku pingin hujan-hujan. Bahkan aku bisa duduk berjam-jam untuk melihat derasnya tangisan mendung dari jendela. Hingga aku bisa mendengar rindumu memanggil namaku sekarang, menembus berbagai tetes hujan yang makin merapat dicampur angin. Banyak yang tercurah saat hujan mengguyur seluruh tubuhmu. Pilu tapi tetaplah bertahan karena aku menyemangati dari jauh. Menangislah ditengah hujan tak ada yang tau kalau kau sedang menangis. Lantas kubawakan payung pelindung kerapuhan (Cerita ditengah hujan)--- Payung Pelindung 


 By : Indah

Hiyaak sekarang ada lagi idenya nyicil ngumpulin 100 puisi pendek :p
Yang suka boleh kopas kok <-- PD banget ada yang ngopas huahaha
Ini kumpulan puisi puisi pendek berbagai tema dengan tanda # kebanyakan dibuat pas malam malam gitu kalo nggak bisa tidur...iseng iseng nyepam ditwitter hohohoo terus ya aku iseng iseng aja ngepos blog wkwk Terus ada satu cerita pendek juga diakhiran puisi. Itu khusus tuh...lucukan~~ limited edition *opo seh*




Rabu, 13 Februari 2013

Teruntuk Kawan :)

*Backsound DEPAPEPE -- This way*

Menaklukkan dunia cita-cita kita
Menari dan mentertawakan setiap waktu membunuh kesenduan diri
Saling menatap demi menghibur yang menderita
Segalanya memang kejam kawan, tapi tak untuk kita

Kelompok tanpa nama, menggelegar asa saat berkumpul
Sahabat akan ada, saat terjengkal maupun saat kebangkitan
Bercanda demi menangkap tawa lebar
Menangis bersama demi sebuah jawaban cinta

Menikmati kemahagalauan lantas menyepi meledakkan tawa
Riang, ceria, kegilaan, sedih, duka, sesak menderu dalam gulatan dada
Senandung lagu menyentuh kita
Permainan konyol dan bodoh mengeksistensi
Menghapus air mata rapuh membelai pipi

Lawan semua kesedihan dengan ejekan kita
Serang badai hidup. Hempaskan
Ya, tagline pertemanan kita...
Kita pasti bisa, sahabat dengan cinta dan kasih :)



by : Indah

Teruntuk kawan kawanku yang terbentuk karena sebuah pertemuan tanpa skenario dan rekayasa dalam sebuah tampungan bangunan yang bernama kos-kosan :) Para agen SONON itu namanya, jomblo statusnya *kebanyakan*. Berbahagia, menggalau dan menggila bersama. Sahabat untuk selama-lamanya. 







Rabu, 06 Februari 2013

Rasakan Bayanganku


*Backsound Separuh aku -- NOAH* :')


Dan terjadi lagi kisah lama yang terulang kembali
Kau terluka lagi dari cinta rumit yang kau jalani
Aku ingin kau merasa kamu mengerti aku mengerti kamu #sing


 Menggoyahkan seluruh raga
Memainkan seluruh perasaan ini
Awal dari percikan api dimulai
Panas tapi tak sepanas saat isyaratmu hanya untuknya
Membuatmu terbebani dengan kisah ini 

Ku ada di sini, pahamilah kau tak pernah sendiri
Karena aku selalu di dekatmu saat engkau terjatuh

.......................
Aku ingin kau pahami cintamu bukanlah dia #sing

Rahasia ini tetap kusimpan
Hanya aku dalam cahaya gelap
Tenggelam dalam setiap bayanganmu
Cintamu bukan dia kuyakinkan segalanya 

Dengar laraku, suara hati ini memanggil namamu #sing

Merobek hati
Saat bersamaku kau merasa senang merasa utuh
Kepenatan yang kau bagi denganku melegakanmu
Ku hilangkan setiap bebanmu dengan semangat ku dengan pelukku
Dan kita saling mengiyakan 

Dengar laraku, suara hati ini memanggil namamu
Karena separuh aku, menyentuh laramu #sing


Aku mengalah tapi tak untuk menyerah
Aku bukan tuk diinjak injak dan ditempatkan dibelakang
Aku putri cermin yang memantulkan setiap harapan
Kekuatan, kasih sayang dan keceriaan
Rasakan bayanganku....
Setengahnya milikku dan selebihnya milikmu 

Karena separuh aku dirimu #sing

By : indah

Lagu separuh aku sering kuputar lagi lagi dan lagi. Secara tak sengaja ataupun disengaja.
Jadi, masih adakah separuh hatimu untukku, sayur? :D hahaha

Curhat dikit donk udah nyesek diambang batas nih *meraung*
Aku lo g ngapa ngapain diem duduk manis dan itu terjadi begitu saja
Pertemuan itu tidak disetting malahan perpisahan yang direncanakan meeeeen..... #loveattack dan ini semua berkatmu inspirasiku :") aku seperti ini karenamu ya membangkitkan gelora cita cita yang terpendam...
Ahaaa nantikan flashfiction dengan backsound melepasmunya drive *langsung dapet ide* beberapa dialog dan lirik lagu akan menguatkan suasana love story *menggebu*

Banyak kisah yang tiba-tiba membeludak ingin dibagikan denganmu. Entah kamu membaca atau tidak yang jelas dengan begini aku akan terus mengingatmu. Terima kasih yang telah lelah mencintaiku telah mengaduh untuk menghentikan semuanya :")
Pemberianku hanya sebatas jepretan sepele yang menurutmu mungkin tak bernyawa tak bermakna namun ketahuilah bahwa setiap hasil jepretanku bercerita sesuatu ya sesuatu tentang kita yang tak bisa menyatu :"


Kesepian

*Backsound DEPAPEPE--Time (Lahaina)*

Alam menyapaku, mengenalkanku pada kesendirian
Pagi dengan hangatnya sinar
Siang dengan sengitnya panas
Sore dengan senjanya riang
Malam dengan hembusan angin dingin

Bintang tak pernah kehilangan tabur keindahan
Hanya hujan yang melunturkan mendung
Senyap
Gunung tetap duduk, pantai tetap menari

Hembusan nafas ini masih berunsurkanmu
Cinta yang diam yang terbengkalai
Jika bagiku kau adalah nafasku namun bagimu aku adalah jeda dalam hembusanmu
Karena nafas teraturmu bukan milikku

Wajahku cukup tenang malam ini
Masih memimpikan semua khayalanku
Menggapai cita cita bersama nantinya
Menantikan semua keindahan bersamamu
Tetap bersyukur lantas merindu

By : Indah

Hehe..mari membayangkan jika kamu membaca puisi itu diiringi lagu akustikan hmm... >.<" romantis
Tapi puisinya agak galau ckakakak...
Masih tema syahdu sih...lain kali tema yang lebih ceria dan bersemangat :D
Teruntuk yang sedang galau yang sedang kesepian yang sedang berandai-andai memilikinya :)


Selasa, 05 Februari 2013

Melewatkanmu

*Backsound : Adera--Melewatkanmu*

Melewatkanmu di lembaran hariku
Selalu terhenti di batas senyumanmu #sing


Cukup penyesalanku
Aku telah melewatkan cinta yang diam
Mataku telah buta rasanya
Saat ku tau kau telah bersamanya

Lupakanmu takkan mudah bagiku
Selalu ku coba namun aku tak mampu
#sing

Hati yang memberanikan diri untuk mencoba mendekat disaat dirimu telah menyerah
Kuyakinkan diri atas rasa yang salah ini
Tapi dengan begini aku merasa sembuh
Ya, sayang aku sembuh dari kesakitan masa lalu yang mencabik hatiku hingga mati rasa

Membuang semua kisah yang telah  berlalu
Di sudut relung hatiku yang membisu ku merindukanmu #sing


Aku berhak berterima kasih atas cinta yang dulu kau  berikan
Biarkan aku membalas saat ini meski terlambat
Meski terlewatkan

Harusnya ku telah melewatkanmu
Menghapuskanmu dari dalam benakku
Namun ternyata sulit bagiku
Merelakanmu pergi dari hatiku #sing


Diam diam aku merindu
Diam diam aku lupa masa laluku
Dalam diam kau lah penyembuhku
Apakah dulu kaupun begitu?
Apa aku cukup bodoh sekarang, menginginkan hal yang tak mungkin?

Selalu ingin dekat tubuhmu
Namun aku tak bisa karena kau telah bahagia #sing


By : Indah

Untukmu yang hanya kupanggil dengan nama yang paling berbeda :"))
Ini kenapa aku mendadak melow gini...-__-" ahh sudahlah memang itu adanya...:))





Senin, 04 Februari 2013

Mengertilah

*Backsound Cobalah mengerti -- versi Geisha*

Bayangmu masih melekat disela-sela hati
Terus bertahan tentang semua ini
Mencerna dan menahan rasa kita
Tetaplah disitu, diam pun aku tak apa
Mengertilah...

Aku tak kan pernah berhenti akan terus memahami
Masih terus berfikir bila harus memaksa
Atau berdarah untukmu #sing

Makna perasaan ini seperti merajamku
Rindu, sayang....
Bagaimana aku harus menghadapi ini semua
Bisakah kau jawab dengan isyarat sekalipun

Hanya perlu mengerti aku bernafas untukmu
Jadi tetaplah disini dan mulai menerimaku #sing

Tercekat. Mengerti dan pahamilah
Aku tak bisa berhenti
Tubuhku dibelenggu dan terkungkung oleh kehampaan

Cobalah mengerti semua ini mencari arti
Selamanya takkan berhenti #sing

Mengapa harus tentang kasih sayang
Mengapa harus tentang cinta
Mengapa harus tentang jarak
Mengapa harus tentang kau dan dia
Jika hanya waktu yang mampu menjawab maka hanya waktu yang akan memutuskan

Rindu ini menjadi satu biar waktu yang memisahkan #end

By : indah

Ckakakak aduh kubaca berulang-ulang lagaknya model tulisanku gampang ditebak ini hhehe
Indah makin galau makin sering produksi tulisan mulu *deepbreath* ;"))
Cerbung nggak kelar kelar... Novel apa lagi #plak ini malah mainan puisi... *nangis*

Tak apa bukannya dulu udah kece banget ya mainin kata-kata??*menghibur*
Yaaaa... Itukan waktu SMA ya -__-" sekarang sudah lupa dan miskin kata *tertunduk lesu*

Kegelisahan hati

*Backsound : Untukmu selamanya*

Tak pernah aku mengerti , apa yang kini kurasakan
Kegelisahan hatiku saat ini #sing

Membuyarkan semua lamunan
Apalah arti ini semua, cintaku yang baru
Tak sanggup mengalahkan cinta pertamaku
Yang pertama lebih berkesan
Kenangan dan rasa itu masih ada
Tersimpan pada porsi yang demikian

Tak pernah mampu kucoba lupakanmu #sing

Sudah sekian lama masih tetap merindu dan menyayang
Indah nian semua rasaku dulu
Tertoreh catatan kisah cinta, luka lalu berpisah
Tak sanggup

Sungguh tak sanggup aku berpaling darimu #sing

Walau ku telah milikinya namun masih ada bayang bayang yang sempat kucari
Mencoba menyamakanmu dengan dirinya
Terlambatkah? Berdosakah? Perih sekali
Sungguh aku ingin berpaling walau hanya sebatas kesemuan

Sungguh tak bisa kumengganti dirimu dengan dirinya #sing

Ulang semuanya. Meronta.Menjerit.
Jangan pertemukan aku dengannya
Pertemukan aku dengan rasa indah, cinta pertama

Sungguh tak bisa kumencintainya tuk melupakanmu #sing

By : indah

Ahh mungkin artinya seperti itu...
Rasa dan ceritamu
Teruntuk seseorang yang pernah mengirimkan lagu ini kepadaku ;)
Lagunya sering kuputar putar lohh... Heheee >.< #nyesek

Rindu

*Backsound : Letto-Ruang rindu :D

Jalanku hampa dan ku sentuh dia#sing


Melompat, menyanyi, menari, berbicara sendiri dan tersenyum
Perilakuku sehari- hari
Dampak dari semua kerinduan ini
Penyembuh sesak tapi...

Tak pernah ku ragu dan s’lalu ku ingat
Kerlingan matamu dan sentuhan hangat#sing

 
Maaf sayang, sampai sekarang rinduku masih disini
Hangatnya setiap sapa dan suaramu yang merdu. Indah
Terombang ambing dalam setiap saraf otakku
Hati ini berusaha memalsukan semua namun yang ada hanya setiap goresan yang dikucuri air jeruk

Kau datang dan pergi oh begitu saja
Semua ku t’rima apa adanya
Mata terpejam dan hati menggumam#sing


Matikan segera. Aku mohon
Dengan bersua sedetik saja lantas kuhentikan waktu
Kedatangan dan kepergianmu
Peninglah kepalaku sesaklah dadaku
Kuterima dengan mata nanar bibir terguncang

Di ruang rindu kita bertemu
Bertemu#sing


by : Indah

With love to my silent BOOk :))

Keluh


Indah tak seperti yang dibayangkan
Sesuatu terjadi tanpa kendali
Melintasi setiap nafas yang ia hirup
Sesak

Udara yang ia hirup mengandung amoniak pekat yang menyerang paru-paru tembus ke jantung
Berusaha ceriapun tak mudah, tapi terlahir kuat dan tegar
Ya, aku tahu sejak pertama kali bertemu

Setiap hati yang mendekatinya menjadikan matanya lebih tajam
Berusaha mempelajari setiap hati itu
Beberapa membuat bahagia diawal namun hanya sebuah penghianatan diakhir
Tangisnya menyeruak, bencinya menghambur

Masih mencoba memahami dan mencerna
Masih bercanda dengan kesedihan. Terbiasa
Mungkin dilahirkan sendiri dengan cerianya sendiri

Kamu..kamu..kamu kagum kemudian menyukainya
Bahkan terlontar rasa sayang.
Ingin dekat dengannya tapi kamu..kamu dan kamu hanya mencicipi indah senyumnya lalu memudar

Jahat!
Habis sudah rasanya. Mati rasa dibuatnya
Habis sudah rasa ceria yang ia bangun
Ingin bersandarpun hanya pada rangkaian kata

Masih percaya dengan Indah pada waktunya
Upayanya cukup tahu diri
Namanya tak cukup Indah untuk dirinya

Biarkan aku yang melakukannya sendiri, tak ingin berbagi dengan siapapun untuk siapapun
Kunci dan tutup rapat
Mempersiapkan untuk kebahagiaan selanjutnya
Hanya untuk aku dan Tuhan

By : indah

Puisi abal abal pertama yang Indah bikin ;)
Kisah keluh seseorang akan kehidupannya ckkakak *curhat

Lara

Tak perlu kau tahu rasanya sakit ini
Jika disimpulkan tak akan pernah terbayang
Jika diandai-andai akan seperti ini :

Pernah merasakan sakit gigi?
Pernah merasakan tertusuk paku?
Pernah merasakan jatuh dari tangga?
Itu kurang...

Bahkan sakit hati lebih menyayat
Semua kumpulan sakit fisik yang kau derita berkumpul menjadi satu
Jika permintaan maaf adalah obatnya
Jika permintaan maaf adalah pelupa
Maka aku akan memintamu melakukan berulang-ulang
Lantas menjadi amnesia

Jika cinta yang baru akan menyembuhkan
Jika cinta lama bersemi kembali adalah keajaiban
Maka hati ini membeku seketika
Menatapmu pun aku sudah enggan
Yang kutau sekarang aku mengumpat untuk rasa yang tercemar

by : indah

didedikasikan untuk yang pernah merasakan saja #random