Selasa, 05 Maret 2013

Mari bercerita melalui gambar

Im not expert bahkan aku mendapat julukan miss copy. Ya, karena menjiplak adalah keahlianku haha :D Kusadari bahwa keahlian yang satu ini sejak kelas 1 SMA juga hadeeehh -___-“ padahal waktu SMP sudah ada peminatan seni : seni gambar, tari atau vokal dan saya memilih tari :) tapi masih menyenangkan.

Jika hidupku tertuang dalam sebuah tulisan maka gambar adalah pelengkap kisahku. Aku tidak pernah ingat gambar pertamaku yang mana tapi ada contoh gambarku : 



Contoh aku bikin poster dalam rangka tugas :D


Haha ini chibi ku waktu SMA :D ternyata masih ada fotonya. Rambut merah, poni carla, muka jutek  



Selebihnya ada dibuku gambar, sebagian ada di binder dan aku tak tahu sekarang berada dimana T.T *harus dicari ulang* . Masih berbau anime.  See, tidak sejago itukan. Hanya saja aku sering terkesima melihat lukisan terutama komik hingga mungkin saking freaknya kuteliti setiap jengkal goresan sampai model gambarannya siapa dan tiap ketebalan garis pada bagian mata dan rambut tokoh. Perlu digaris bawahi bahwa komik adalah soulku dalam hidup haha alaynya kambuh.

Dulu, ini masih tetap cerita semasa umur 1 sampai 20 tahun pokoknya. Sehari bisa baca komik sampai 10 komik dan itu sewa ditoko komik. Aku tak pernah beli ahh..otaku macam apa. Masih mengingatkanku pada orang-orang ini --> Danny, Fenny dan Fika. Kami adalah penggila komik. Komik yang paling favorit adalah…*Nabuh drum* :

1. Naruto (padahal komik ini sangat susah buat di update, mendapatkannyapun butuh perjuangan) 


2. Detektive Conan (Ampun deh sama yang satu ini, masyaallah…kalo ada yang baru di persewaan pasti pada rebutan minjemnya alhasil merayu abangnya adalah taktik cerdas dan kenapa harus saya yang dijadikan korban rayu merayu *sedih* ) 


3. Alice academy (mungkin banyak yang tak tahu komik ini, but this comic!!! *nada naik satu oktaf* komik anak SD *zonk* semacam cerita fantasi tapi romancenya anak SD gitu masih unyu unyu hehe) 


Setiap komik punya ceritanya sendiri yang khas tapi kebanyakan unsur lovenya kemana-mana. Beberapa jadi kesukaan dan ditunggu banget setiap kemunculannya. Kembali ketopik menggambar. SMA kelas 2 meloncatlah ke kalangan anak-anak IPS hehe. Tapi entah kenapa aku sering main main ke anak bahasa bahkan sempat ikut lomba komik perwakilan anak bahasa yang jelas-jelas lawannya anak ITS tewaslah sudah saya. *mundung dipojokan*

Begitu masuk keruangan. Kan ceritanya ini ngeliat komik yang ditempel dimading berarti itu yang menang. Disitu ada banyak komik yang ditempel. Pas, aku baca satu-satu wah keren keren ceritanya sampai akupun bingung tujuanku dateng kesini kan ngeliat siapa tau menang. Kemudian, aku teliti profil dari komikusnya la kok anak ITS jurusan desain grafis *Hell..* terus buru-buru keluar gitu aja hahaha payah..ya emank amatir buanget sih waktu itu. Berani banget bocah ingusan nantangin anak gede, sampai sekarang juga ndah.. -__-“

Masihku ingat JPC ya JPC (Japan Pop Culture) di UNESA, itu sekalian nganter anak-anak cosplay dengan tema Tokyo mew mew 


Masa putih abu-abu berlalu terus masuk kuliah *surem* ahhaa >.< mulai kutanggalkan satu persatu yang namanya menggambar. Aku kehilangan soulmate menggambarku yak Drawing pen hiks…bahkan sampai sekarang :/.

Terkadang dengan menggambar aku bisa mengembalikan mood, dengan menggambar aku bisa kembali menjadi diriku seutuhnya bahkan dengan menggambar aku merasa bahwa aku tak pernah kehilangan masa kekanakanku. Jadi jangan heran ketika mataku bersinar hanya karena melihat sebuah gambaran.

Sebuah visualisasi mati ya, benda mati yang tidak bergerak. 
Kau gerakkan dengan khayalan dan kau hidupi dengan segenap hati melalui jari jarimu. 
Tak usah takut bahwa setiap goresan akan merusak gambarmu
Karena dari situlah semua kesenanganmu dimulai.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar